Kamis, 20 November 2014

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN SINTAKSIS DALAM KORAN HALUAN RIAU 04 NOVEMBER 2014



ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN SINTAKSIS DALAM KORAN HALUAN RIAU 04 NOVEMBER 2014
NAMA                        : JUSMIDAR
KELAS                       : 5 A
NPM                           : 126211518

Sintaksis adalah cabang linguistik tentang susunan kalimat dan bagian-bagiannya; ilmu tata kalimat (tim penyusun Kamus, 1996; 946). Ramlan (1987 : 21) mendefenisikan sintaksis sebagai bagian atau cabang dari ilmu bahasa yang membicarakan seluk beluk wacana, kalimat, klausa, dan frase; berbeda dengan morfologi yang membicarakan seluk beluk kata dan morfem. Kesalahan dalam tataran sintaksis berhubungan erat dengan kesalahan pada bidang morfologi, karena kalimat berunsurkan kata-kata. Kesalahan dalam tataran sintaksis antaralain berupa: kesalahan dalam bidang frasa dan kesalahan dalam bidang kalimat.
1.      Kesalahan dalam bidang frasa
a.       Adanya pengaruh Bahasa Daerah
b.      Penggunaan preposisi yang tidak tepat
c.       Susunan kata yang tidak tepat
d.      Penggunaan unsur yang berlebihan atau mubazir
e.       Penggunaan bentuk superlatif yang berlebihan
f.       Penjamakan yang ganda
g.      Penggunaan Bentuk Resiprokal yang salah
2.      Kesalahan dalam bidang kalimat
a.       Kalimat tidakk bersubjek
b.      Kalimat tidak berpredikat
c.       Kalimat tidak bersubjek dan tidak berpredikat (kalimat Buntung)
d.      Penggandaan Subjek
e.       Antara Predikat dan Objek yang tersisipi
f.       Kalimat yang tidak logis
g.      Kalimat yang Ambiguitas
h.      Penghilangan konjungsi
i.        Penggunaan Konjungsi yang berlebihan
j.        Urutan yang tidak Pararel
k.      Penggunaan istilah asing
l.        Penggunaan kata tanya yang tidak perlu
a.       Kalimat yang Ambiguitas
Ambiguitas adalah kegandaan arti kalimat, sehingga meragukan atau sama sekali tidak dipahami orang lain. Ambiguitas dapat disebabkan beberapa hal, diantaranya intonasi yang tidak tepat, pemakaian kata yang bersifat polisemi, struktur kalimat yang tidak tepat. Di bawah ini adalah contoh kalimat ambiguitas yaitu:
“DPR tandingan inikan (karena)  marah,kalau ketemu selesai”, ucapnya.
Pada kalimat ini sangat sulit dipahami tulisannya diibaratkan kata-katanya bertele-tele. Misalnya pada kata “tandingan inikan, kalau ketemu”, kalimat ini menjadi ambiguitas karena maknanya tidak jelas, jadi supaya menjadi jelas kalimat tersebut bisa diubah menjadi:
“DPR dalam pertandingan inikan marah karena baru bertemu dan belum selesai dimusyawarahkan semuanya sudah selesai”.
b.      Susunan kata yang tidak tepat
·      Kata tidak baku
·      Kata baku
“kita besok paripurna jam 9 pagi di Gedung Bamus untuk menetapkan hasil dari rapat konsultasi ini”.






c.       Penggunaan konjungsi yang berlebihan
·      Kata tidak baku
·      Kata baku
“sebab itulah, munas Riau berakhir politik balik modal menjadi marak”.
·      Kata tidak baku
·      Kata baku
“saya terpaksa besok berobat dengan pasien umum”.
·      Kata tidak baku
·      Kata baku
“Hal ini dikatakan Sekretaris Kota Pekanbaru, Syukri Harto, senin (3/11). “jangan asal menambah THL saja. Apalagi katanya THL itu tidak ada melakukan pekerjaan,”ujar Syukri”.





·      Kata tidak baku
·      Kata baku
Untuk itu, kita terus dan terus melobi pihak kementan untuk menjadikan Riau sebagai tujuan investor tersebut, tambah Zulher.
d.      Penjamakan yang ganda
·      Kata tidak baku
·      Kata baku
“jangan ada main pecat khususnya pada pengurus daerah yang ingin mendukung calon tertentu”.
·      Kata tidak baku
·      Kata baku
“jika Aburizal ingin maju penuhi dulu janji yang pernah disampaikan”.
·      Kata tidak baku

·      Kata baku
“safari dakwah pembangunan yang kita laksanakan harus sesuai dengan apa yang kita harapkan
e.       Pengaruh bahasa daerah
·      Kata tidak baku
·      Kata baku
“Bambang suami Evi, tetap memaksa agar peyakit istrinyan bisa diobati”.
·      Kata tidak baku
·      Kata baku
“dikatakannya, semakin parahnya rusak jalan Garuda Sakti terjadi tiga bulan terakhir”.
f.       Penggunaan kata tanya yang tida perlu
·      Kata tidak baku
·      Kata baku
“apalagi jalan Garuda Sakti saat ini sudah menjadi jalan lingkar luar, karena seluruh kendaraan bertonase besar dan bus mesti melalui jalan tersebut.

·      Kata tidak baku
·      Kata baku
“agar hasil dari PBB ini nantinya akan dialokasikan untuk menyukseskan program belajar 12 tahun, gratis berobat dan lain-lain.
g.      Penggunaan Istilah Asing
·      Kata tidak baku
·      Kata baku
“bila Dinas Marga Riau tidak memiliki prosedur operasional standard”.
·      Kata tidak baku
·      Kata baku
“predikat pertandingan besar alias laga bergengsi memang layak disematkan ke partai ini”.
·      Kata tidak baku
·      Kata baku
”pemuatan tes akan dilakukan Cuma 20 ton”.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar