Kamis, 20 November 2014

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA PAPAN NAMA



ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA PAPAN NAMA
NAMA                       : JUSMIDAR
KELAS                      : 5 A
NPM                           : 126211518
1.      KESALAHAN BERBAHASA TATARAN FONOLOGI
a.       Perubahan fonem /o/ menjadi vokal /au/
Pada papan nama yang saya analisis, saya menemukan suatu kesalahan yaitu adanya suatu perubahan vokal /o/ menjadi vokal /au/ seperti yang terlihat gambar diatas. Kata restaurant merupakan suatu kesalahan yang seharusnya restoran.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI: 1170: 2008) restoran adalah n rumah makan.
Lafal tidak baku                : Bumbu desa restaurant
Lafal baku                         : Bumbu desa restoran
b.      Perubahan fonem konsonan
Pada gambar diatas adanya suatu kesalahan yaitu adanya suatu perubahan fonem konsonan dari /s/ menjadi /c/, yang seharusnya ditulis /soto/ bukan /coto/. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI: 1332: 2008) soto adalah n masakan yang kuahnya dimasak tersendiri dan rangkaian isinya antara lain daging, kentang, bawang goreng yamg dimasukkan kemudian, pd waktu akan dihidangkan;
Lafal tidak baku    : coto – makassar
Lafal baku             : soto – makassar
c.       Penambahan fonem vokal
Pada gambar diatas adanya suatu kesalahan penulisan yaitu penambahan fonem vokal /e/ pada kata /bibie/. Pada kata itu seharusnya ditulis /bibi/ bukan /bibie/.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI: 187: 2008) bibi adalah n 1 adik (saudara muda) perempuan dr ayah dan ibu; 2 panggilan kpd perempuan yang agak tua; 3 kl sebutan bagi perempuan (setingkat dng nyonya); 4 panggilan kpd perempuan pembantu rumah tangga.
d.      Penambahan fonem vokal
Pada kata diatas adanya suatu kesalahan yaitu penambahan fonem /e/ pada kata /parfume/ yang seharusnya ditulis parfum. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI: 1022: 2008) parfum adalahn 1 minyak wangi; bau wangi-wangian yang berupa cairan, padatan, dsb; 2 zat pewangi

2.      KESALAHAN BERBAHASA TATARAN SINTAKSIS
Sintaksis adalah cabang linguistik tentang susunan dan bagian-bagiannya; ilmu tata kalimat (tim penyususun kamus, 1996: 946), Ramlan (1987:21) mendefinisikan sebagai bagian atau cabang dari ilmu bahasa yang membicarakan seluk beluk wacana, kalimat, klausa, dan frase; berbeda dengan morfologi yang membicarakan seluk beluk kata dan morfem.
a.                   Adanya pengaruh bahasa asing
Situasi kedwibahasaan yang ada di Indonesia menimbulkan pengaruh yang besar dalam pemakaian bahasa. Ada kecendrungan bahasa daerah merupakan BI, sedangkan bahasa Indonesia merupakan B2 bagi rakyat Indonesia atau pemakai bahasa. Dalam papan nama yang saya analisis, saya menemukan suatu kesalahan yaitu adanya suatu pengaruh bahasa asing seperti contoh di bawah ini:
Pada gambar diatas adanya suatu kesalahan yaitu tentang pengaruh bahasa asing yang diselipkan dalam bahasa Indonesia pada kata /textile/ yang seharusnya ditulis dengan kata tekstil. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI: 1423: 2008) tekstil adalah n barang tenun (spt cita, kain putih); bahan pakaian: pabrik – pabrik tenun; dr – yg halus dapat dibuat pakaian yang halus juga.

Pada gambar diatas adanya pengaruh bahasa asing kata “shoes” yang diselipkan dalam bahasa indonesia. Dalam bahasa Indonesia “shoes” adalah sepatu, sedangkan sepatu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI: 1279: 2008) adalah n 1 lapik atau pembungkus kaki yg biasanya dibuat dr kulit (karet dsb), bagian telapak dan tumitnya tebal dan keras: -- kulit; -- tinggi; 2 sesuatu yang menyerupai sepatu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar