ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA PAPAN NAMA
NAMA : JUSMIDAR
KELAS : 5 A
NPM : 126211518
1.
KESALAHAN
BERBAHASA TATARAN FONOLOGI
a.
Perubahan
fonem /o/ menjadi vokal /au/

Pada papan nama yang saya analisis, saya menemukan suatu kesalahan
yaitu adanya suatu perubahan vokal /o/ menjadi vokal /au/ seperti yang terlihat
gambar diatas. Kata restaurant merupakan suatu kesalahan yang seharusnya
restoran.
Dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI: 1170: 2008) restoran adalah n rumah makan.
Lafal
tidak baku : Bumbu desa
restaurant
Lafal
baku : Bumbu desa
restoran
b.
Perubahan
fonem konsonan

Pada gambar diatas adanya suatu kesalahan yaitu adanya suatu
perubahan fonem konsonan dari /s/ menjadi /c/, yang seharusnya ditulis /soto/
bukan /coto/. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI: 1332: 2008) soto adalah
n masakan yang kuahnya dimasak tersendiri dan rangkaian isinya antara lain
daging, kentang, bawang goreng yamg dimasukkan kemudian, pd waktu akan
dihidangkan;
Lafal
tidak baku : coto – makassar
Lafal
baku : soto – makassar
c.
Penambahan
fonem vokal

Pada gambar diatas adanya suatu kesalahan penulisan yaitu
penambahan fonem vokal /e/ pada kata /bibie/. Pada kata itu seharusnya ditulis
/bibi/ bukan /bibie/.
Dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI: 187: 2008) bibi adalah n 1 adik (saudara
muda) perempuan dr ayah dan ibu; 2 panggilan kpd perempuan yang agak tua; 3 kl
sebutan bagi perempuan (setingkat dng nyonya); 4 panggilan kpd perempuan
pembantu rumah tangga.
d.
Penambahan
fonem vokal

Pada kata diatas adanya suatu kesalahan yaitu penambahan fonem /e/
pada kata /parfume/ yang seharusnya ditulis parfum. Dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI: 1022: 2008) parfum adalahn 1 minyak wangi; bau wangi-wangian
yang berupa cairan, padatan, dsb; 2 zat pewangi
2.
KESALAHAN
BERBAHASA TATARAN SINTAKSIS
Sintaksis adalah cabang linguistik tentang susunan dan
bagian-bagiannya; ilmu tata kalimat (tim penyususun kamus, 1996: 946), Ramlan
(1987:21) mendefinisikan sebagai bagian atau cabang dari ilmu bahasa yang
membicarakan seluk beluk wacana, kalimat, klausa, dan frase; berbeda dengan
morfologi yang membicarakan seluk beluk kata dan morfem.
a.
Adanya
pengaruh bahasa asing
Situasi kedwibahasaan yang ada di Indonesia menimbulkan pengaruh
yang besar dalam pemakaian bahasa. Ada kecendrungan bahasa daerah merupakan BI,
sedangkan bahasa Indonesia merupakan B2 bagi rakyat Indonesia atau pemakai
bahasa. Dalam papan nama yang saya analisis, saya menemukan suatu kesalahan
yaitu adanya suatu pengaruh bahasa asing seperti contoh di bawah ini:

Pada gambar diatas adanya suatu kesalahan yaitu tentang pengaruh
bahasa asing yang diselipkan dalam bahasa Indonesia pada kata /textile/ yang
seharusnya ditulis dengan kata tekstil. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia
(KBBI: 1423: 2008) tekstil adalah n barang tenun (spt cita, kain putih); bahan
pakaian: pabrik – pabrik tenun; dr – yg halus dapat dibuat pakaian yang halus
juga.

Pada gambar
diatas adanya pengaruh bahasa asing kata “shoes” yang diselipkan dalam bahasa
indonesia. Dalam bahasa Indonesia “shoes” adalah sepatu, sedangkan sepatu dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI: 1279: 2008) adalah n 1 lapik atau
pembungkus kaki yg biasanya dibuat dr kulit (karet dsb), bagian telapak dan tumitnya
tebal dan keras: -- kulit; -- tinggi; 2 sesuatu yang menyerupai sepatu