Nama
: Jusmidar
Kelas
: 4 A
NPM
: 126211518
Tugas : Morfologi Lanjut
PREFIKS
BAHASA MELAYU DAERAH ROKAN HILIR
Prefiks
adalah imbuhan yang ditambahkan pada bagian awal sebuah kata dasar atau bentuk
dasar; awalan.
1. Prefiks
meng-
Ada delapan kaidah morfofonemik
untuk prefiks meng-.
a. Jika
ditambahkan pada dasar yang dimulai dengan fonem /a/, /i/, /u/, /e/, /o/, /Ə/,
/k/, /g/, /b/, atau /x/. Bentuk meng- tetap meng-.
Contoh
:
Meng
+ ambik : mengambil
Meng
+ elakkan : mengelakkan
Meng
+ kalahkan : mengalahkan
Meng
+ khawatirka : mengkhwatirkan
b. Jika
ditambahkan pada dasar yang dimulai dengan fonem /i/, /m/, /n/, / ŋ/, /r/,
/y/, atau /w/, bentuk meng- berubah
menjadi me-.
Contoh
:
Meng
+ latih : melatih
Meng
+ namai : menamai
c. Jika
ditambahkan pada dasar yang dimulai dengan fonem /d/, atau /t/, bentuk meng- berubah menjadi men-
/mƏn/.
Contoh
:
Meng
+ tanamkan :
menanamkan
Meng
+ duga :
menduga
Meng
+ tuduh :
menuduh
d. Jika
ditambahkan pada kata dasar yang dimulai dengan fonem /b/, /p/, atau /f/,
bentuk meng- berubah enjadi mem- /mƏm/.
Contoh
:
Meng
+ fokuskan : memfokuskan
Meng
+ buat : membuat
Meng
+ pakai : memakai
e. Jika
ditambahkan pada dasar yang dimula dengan fonem /c/, /j/,/s/, bentuk meng-
berubah menjadi meny-.
Contoh
:
Meng
+ satukan : menyatukan
Meng
+ jatuhkan : menjatuhkan
f. Jika
ditambahkan pada dasar yang bersuku satu, bentuk meng- berubah menjadi menge-
/mƏŋƏ/.
Contoh
:
Meng
+ cek : mengecek
Meng
+ pel : mengepel
g. Kata-kata
yang berasal dari bahasa asing diperlakukan berbeda-beda, bergantung pada
frekuensi dan lamanya kata tersebut tellah dipakai.
Contoh
:
Meng
+ proses : memproses
Meng
+ transfer : mentransfer
Meng
+ survei : mensurvei
h. Jika
verba yang berasal tunggal direduplikasi, dasarnya diulangi dengan
mempertahankan peluluhan konsonan pertamanya.
Contoh
:
Sulitkan
> menyulitkan
> menyulit-nyulitkan
Cek > mengecek > mengecek-ngecek
2. Prefiks
per-
Ada tiga kaidah
morfofonemik untuk prefiks per- yaitu :
a. Prefiks
per- berubah menjadi pe- apabila ditambahkan pada dasar yang dimulai dengan
fonem /r/ atau dasar yang suku pertamanya berakhir dengan /Ər/.
Contoh
:
Per
+ rendah : perendah
Per
+ ringan : peingan
b. Prefiks
per- berubah menjadi pel- apabila ditambahkan pada bentuk dasar ajar.
Contoh
:
Per
+ ajari :
pelajari
c. Prefiks
per- tidak mengalami perubahan bentuk bila bergabung dengan dasar lain diluar
kaidah 1 dan 2 di atas.
Contoh
:
Per
+ panjang : perpanjang
Per
+ luas : perluas
3. Prefiks
ber-
Contoh :
Ber + ranting : beranting
Ber + serta : beserta
Ber + kurban : berkurban
Ber + lunjur : berlunjur
4. Prefiks
ter-
Contoh :
Ter + rasa : terasa
Ter + cermin : tercermin
Ter + luka : terluka
5. Prefiks
di-
Contoh :
Di + ambil : diambil
Di + pukul : dipukul
Di peti es : dipetieskan
Di indonesia : diindonesiakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar